KALTARATARAKAN

Layanan CT Scan RSUD Tarakan Pulih, Pasien Tak Perlu Dirujuk

TARAKAN – Setelah sempat terhenti akibat gangguan teknis, layanan Computed Tomography (CT) Scan di RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan kini kembali beroperasi normal. Perbaikan alat yang telah rampung membuat pelayanan pemeriksaan penunjang kembali optimal, sehingga pasien tidak lagi harus menunggu lama maupun dirujuk ke luar daerah untuk menjalani pemeriksaan.

Layanan CT Scan tersebut sempat mengalami kendala akibat kerusakan pada BR64 Air Fan Replacement Kit, komponen penting dalam sistem pendingin alat. Kerusakan tersebut menyebabkan perangkat tidak dapat beroperasi secara maksimal hingga proses penggantian komponen selesai dilakukan.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan, dr. Budy Azis mengatakan, perbaikan segera dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu terlalu lama.

“Kami bergerak cepat agar layanan CT Scan bisa kembali digunakan. Ini penting supaya pasien tidak perlu menunggu lama atau dirujuk ke luar daerah hanya untuk pemeriksaan penunjang,” katanya.

Menurut dr. Budy, keberadaan CT Scan sangat penting dalam mendukung penegakan diagnosis. Pemeriksaan ini mampu memberikan gambaran kondisi organ tubuh secara rinci sehingga membantu tenaga medis mendeteksi berbagai penyakit, mulai dari cedera akibat kecelakaan, gangguan organ dalam, penyakit jantung dan pembuluh darah, hingga kanker.

Kembalinya layanan CT Scan diharapkan semakin memudahkan masyarakat Kalimantan Utara (Kaltara) memperoleh layanan diagnostik yang cepat dan akurat di daerah sendiri. Hal ini juga memperkuat fungsi RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan sebagai rumah sakit rujukan utama di provinsi tersebut.

Selain memastikan seluruh layanan kembali berjalan normal, RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan terus meningkatkan kualitas pelayanan. Salah satu program yang tengah disiapkan ialah pengembangan fasilitas radioterapi yang diproyeksikan menjadi layanan unggulan bagi pasien kanker di Kaltara.

“Kami berkomitmen meningkatkan fasilitas dan kualitas pelayanan secara bertahap agar rumah sakit ini semakin optimal sebagai rujukan utama di Kalimantan Utara,” pungkas dr. Budy. (rz)

Back to top button