KALTARANUNUKAN

Kembali ‘Hidup-Mati’, PLN Nunukan Dikecam Warga

NUNUKAN – Belum sepenuhnya lepas dari persoalan krisis pasokan bahan bakar minyak (BBM), masyarakat Kabupaten Nunukan kembali dihadapkan pada masalah lain. Dalam beberapa hari terakhir, pemadaman listrik terjadi berulang kali di sejumlah wilayah tanpa penjelasan yang pasti dari PT PLN (Persero), memicu keluhan warga karena mengganggu aktivitas sehari-hari hingga menyebabkan kerusakan peralatan elektronik.

Pemadaman listrik dilaporkan terjadi beberapa kali dalam sehari dengan durasi yang bervariasi. Di sejumlah kawasan, aliran listrik bahkan padam selama berjam-jam sehingga berdampak pada aktivitas rumah tangga, pelaku usaha, hingga pelayanan kepada masyarakat.

Salah seorang warga Kecamatan Sebatik, Mail, mengaku mengalami kerugian akibat gangguan listrik yang terus berulang. Ia menyebut dua unit kulkas, satu televisi LCD 51 inci, dan sebuah kipas angin di rumahnya rusak diduga akibat listrik yang sering padam dan kembali menyala secara tiba-tiba.

“Di rumah saya sudah dua kulkas rusak, satu televisi LCD 51 inci, sama kipas angin juga rusak akibat listrik yang sering padam dan menyala,” ujarnya, Kamis (6/8/2026).

Menurut Mail, pada hari yang sama listrik telah dua kali padam. Di wilayah Desa Sungai Limau, Kecamatan Sebatik, pemadaman yang terjadi sejak sekitar pukul 04.00 Wita hingga siang hari belum juga kembali normal, sehingga berbagai aktivitas masyarakat ikut terganggu.

Ia juga menyayangkan minimnya informasi dari PT PLN (Persero) mengenai penyebab gangguan maupun estimasi waktu pemulihan. Menurutnya, persoalan kelistrikan di wilayah perbatasan sudah berulang kali terjadi, namun hingga kini belum ada solusi yang benar-benar menyelesaikan masalah.

“Kalau memang ada kerusakan atau perbaikan mesin, lebih baik listrik dipadamkan satu kali sampai pekerjaannya selesai. Jangan sebentar padam, sebentar menyala, karena kondisi seperti itu justru membuat barang-barang elektronik di rumah cepat rusak,” keluhnya.

Warga berharap PT PLN (Persero) segera memberikan penjelasan secara terbuka terkait penyebab gangguan, jadwal normalisasi, serta melakukan perbaikan menyeluruh agar pemadaman listrik yang terus berulang tidak kembali terjadi dan tidak semakin merugikan masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT PLN (Persero) belum memberikan keterangan resmi. Tim redaksi Satukaltara.com telah berupaya menghubungi Manager PLN ULP Nunukan, Rendra, untuk meminta konfirmasi, namun belum memperoleh tanggapan. (ryn)

Back to top button