Arena 'Saya Akan Lawan!! Crawler' Bergemuruh, Bikin Mata Tak Bisa Berkedip
RGT Tampil Memukau, MN Series Raih Podium Kategori Duo
Bagaimana rupa ketangguhan desain dan kestabilan kendaraan Remote Control (RC) bila diuji di lintasan ekstrem? Uji ‘nyali’ kendaraan mini itu tergambar dalam kompetisi bertajuk ‘SAYA AKAN LAWAN!! CRAWLER’ yang digelar pada 30 Oktober hingga 1 November 2026 lalu.
REDAKSI, satukaltara.com
SUARA kemenangan itu datang pengemudi RGT 86170 PRO, Kee Jebbie bin Abdul Aziz. Pria asal Malaysia ini bersorak usai balapan, sekaligus menandai betapa serunya kompetisi ini. Medan kompetisi yang terjal, penuh dengan bebatuan yang cukup mengganggu hingga ekspekstasi yang menuntut kemenangan memang patut dirayakan.
Ya, mobil RC milik Kee Jebbie itu berhasil naik panggung juara pertama di kategori solo. Di kategori ini, dia memang rajanya. Bagaimana tidak, RGT 86170 PRO miliknya berhasil juara pertama, disusul YIKONG 4107 yang juga miliknya. Barulah, di posisi ke- 3, ke- 4 hingga podium ke- 5 ditempat Dayat dengan mobilnya MN ZERO, Panji dengan mobilnya HB R1011 dan Luthfi dengan mobil HB R1011.
“Pertandingan ini luar biasa. Semangat kawan-kawan di sini dapat ditunjukkan dengan luar biasa pula. Mobil-mobil mereka bagus dan bermental juara,” kata Kee Jebbie.
Tak hanya di kategori solo, Kee Jebbie juga berhasil menempatkan mobilnya di podium juara di kategori Duo. Bersama rekan duetnya, Alparis, Kee Jebbie menempati juara ke-2 dengan RGT 86100 dan RGT 86170 PRO. Mereka berada di bawah duet Dayat dan Rahman yang mengendalikan RC MN ZERO dan MN 222. Dan di posisi ke- 3 ditempati Panji dan Simon dengan HB R1011 mereka.
Merek mobil mini milik Kee Jebbie, RGT, memang menjadi salah satu nama yang paling mencuri perhatian di turnamen ini usai memenangkan persaingan di kategori duo maupun solo. Dari laman pabriknya, RGT lahir dari perusahaan yang didirikan tahun 2013 dan bergerak khusus di bidang model kendaraan RC.
Perusahaan tersebut bernama Ruitai Model Technology Co., Ltd, berkantor pusat di Kota Kunshan, Provinsi Jiangsu, Tiongkok. Dalam unggahannya, perusahaan ini mengaku bergerak di bidang model kendaraan RC yang mengintegrasikan kegiatan penelitian dan pengembangan, produksi, serta penjualan. Perusahaan ini juga mengaku berkomitmen mengembangkan dan memproduksi model kendaraan crawler (kendaraan RC khusus medan berat) dengan berbagai pilihan skala, seperti 1/24, 1/18, 1/16, 1/10, dan ukuran lainnya.
Jadi, jangan ditanya lagi soal ketangguhannya di medan off-road. Namun, bagi Kie Jebbie, dunia mobil RC bukan sekadar permainan mengendalikan kendaraan berukuran mini. Di balik setiap putaran roda, tanjakan terjal, bebatuan, hingga jalur ekstrem yang bikin mata tak berkedip, di dalamnya ada adu strategi, keterampilan pengendara, serta pembuktian kualitas desain dan kemampuan teknis kendaraan.
“Dalam olahraga crawler RC, kemampuan kendaraan tidak cukup dinilai dari tampilan fisik atau spesifikasi di atas kertas. Stabilitas kendaraan, konstruksi sasis, sistem suspensi, kemampuan roda bermanuver, hingga kemampuan menjaga traksi menjadi faktor penting ketika berhadapan dengan lintasan yang menantang,” katanya.
APAKAH RGT MAMPU MEMPERTAHANKAN PERFORMANYA TAHUN DEPAN?
DOMINASI merek mobil RC dalam satu pertandingan belum tentu menjadi jaminan bahwa merek tersebut akan terus berada di posisi teratas. MN Model misalnya, bukan RC crawler yang ketangguhannya bisa diabaikan begitu saja. Di laga ini, RC asal Shantou, Guangdong, China itu juga berhasil menunjukkan kualitasnya usai merengkuh podium pertama di kompetisi ini.
Mampir saja di laman media sosialnya; https://www.mnmodelrc.com/, akan terpantau betapa RC yang satu ini tak bisa dianggap remeh. Tidak hanya jual mobil mini, mereka juga menjual suku cadang yang siap menambah gaharnya mobil tersebut. Apalagi perkembangan teknologi yang tiap tahun berlangsung dinamis, memungkinkan mobil seri ini akan menundukkan merek RGT di laga seri selanjutnya.
“Setiap merek memiliki karakter, keunggulan, dan tantangan tersendiri. Modifikasi, pengembangan komponen, serta kreativitas para pengendara juga dapat mengubah peta persaingan. Jadi, kami tunggu Anda semua di turnamen selanjutnya,” kata Kee Jebbie yang juga Dewan Penasihat RC Club NBS tersebut.
Namun, terlepas dari persaingan dan pembuktian tersebut, jangan lupa dengan keberadaan RC Club NBS. Organisasi kecil inilah yang menyelenggarakan ‘SAYA AKAN LAWAN!! CRAWLER’ pada 30 Oktober 2026 hingga 1 November 2026 lalu. Pesertanya, 90% adalah para penikmat mobil mini off-road yang bekerja di perusahaan perkebunan sawit PT Nunukan Bara Sukses (NBS). Selebihnya, datang dari perusahaan yang bekerja sama dengan PT NBS dan pihak lainnya.
Karena itulah, kompetisi ini bukan hanya tempat menyalurkan hobi, tapi juga sebagai menyenangkan penat usai seharian bekerja, dan juga sebagai wadah silaturahmi antar pekerja dan managemen PT NBS, begitu juga dengan pihak lain. Selain itu, wadah ini juga dibuat kompetitif dengan menghadirkan turnamen untuk memperebutkan berbagai hadiah.
"Ini bukan sekadar penyaluran hobi. Ini wadah. Ini semacam tempat kita untuk menyalurkan hobi yang sama, namun juga menjadi penyambung semangat kita usai bekerja," ungkap Kee Jebbie saat pertama kali bersua satukaltara.com.
Mewakili RC Club NBS, Kee Jebbie pun menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan yang mereka gelar. Baginya, crawler bukan hanya tentang siapa yang paling cepat menaklukkan rintangan atau kendaraan siapa yang paling tangguh. Lebih dari itu, ada semangat persaudaraan yang membuat komunitas ini terus tumbuh.
“Lintasan boleh berat, persaingan boleh ketat, tetapi persaudaraan tetap menjadi kekuatan utama. Salam sehat dan terima kasih. RC NBS — Ngeng… Ngeng… Ngeng!” pungkasnya. (2ku)
Iklan: Gempur Rokok Ilegal