SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
UMUM

Misteri Laka Maut di Jalan Aki Balak Masih Didalami, Polisi Cocokkan Sketsa TKP dan Keterangan Saksi

Satlantas Polres Tarakan saat melakukan olah TKP untuk memastikan kronologi kecelakaan.

TARAKAN – Penanganan kasus kecelakaan lalu lintas (laka) maut di Jalan Aki Balak, Kelurahan Karang Anyar, Tarakan Barat, masih terus didalami pihak kepolisian. Insiden tragis yang terjadi pada Kamis (2/4/2026) tersebut merenggut nyawa seorang pria berinisial S.

Kasat Lantas Polres Tarakan, IPTU Ardi Wisnu Pradana mengatakan, proses penyelidikan saat ini difokuskan pada olah tempat kejadian perkara (TKP) serta pemeriksaan sejumlah saksi guna memastikan kronologi pasti kecelakaan.

โ€œUntuk sementara, hasil olah TKP kita tuangkan dalam sketsa. Dari situ kita mencocokkan dengan keterangan para saksi. Meskipun keterangan berbeda-beda, tetap kita sesuaikan dengan fakta di lapangan, karena TKP memberikan gambaran sebenarnya,โ€ ujarnya, Minggu (5/4/2026).

Sejauh ini, polisi telah memeriksa tiga orang saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian, termasuk pemilik usaha di dekat TKP. Namun, sebagian besar saksi tidak melihat langsung detik-detik kecelakaan terjadi.

โ€œMereka hanya mengetahui setelah korban sudah tergeletak. Kejadiannya sangat cepat, sehingga saksi baru mendekat setelah insiden terjadi,โ€ jelas Ardi.

Antrean Reda, Pertamina Siapkan Lagi Pasokan BBM Sebatik Awal Oktober

Sementara itu, sopir kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan telah diamankan di Mako Satlantas Polres Tarakan. Meski demikian, pemeriksaan terhadap sopir belum dilakukan secara intensif karena penyidik masih memprioritaskan pengumpulan keterangan dari para saksi.

โ€œSesuai prosedur, kami dahulukan pemeriksaan saksi. Setelah itu baru pengemudi akan dimintai keterangan. Namun yang bersangkutan sudah kami amankan dan dalam kondisi sehat,โ€ katanya.

Korban sendiri telah dimakamkan pada Jumat (3/4/2026). Prosesi pemakaman turut mendapat pengawalan dari pihak kepolisian guna memastikan arus lalu lintas tetap lancar.

Di sisi lain, keluarga sopir telah mendatangi yang bersangkutan. Pihak perusahaan tempat sopir bekerja juga menunjukkan itikad baik dengan melayat ke rumah duka korban.

โ€œDari perusahaan juga sudah hadir menyampaikan belasungkawa. Ini menjadi hal positif karena semua pihak menunjukkan respons yang baik,โ€ tambah Ardi.

Selundupkan BBM Subsidi dari Bulungan, Dua Warga Berau Dibekuk Polisi

Polisi juga berencana memfasilitasi mediasi antara keluarga korban, sopir, dan pihak perusahaan. Namun langkah tersebut masih menunggu kondisi psikologis kedua belah pihak yang saat ini masih dalam suasana duka.

โ€œKami beri waktu untuk menenangkan diri terlebih dahulu. Jika sudah siap, kami akan fasilitasi pertemuan agar semua pihak bisa menyampaikan apa yang diinginkan,โ€ ungkapnya.

Terkait isu tes urin oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Utara yang sempat beredar di media sosial, Ardi mengaku belum menerima informasi resmi. Kendati demikian, pihaknya membuka peluang jika pemeriksaan tersebut memang diperlukan.

โ€œKalau memang perlu dilakukan tes urin, silakan saja. Kami tidak melarang. Itu juga bagian dari upaya menjawab pertanyaan publik,โ€ tegasnya.

Hingga kini, penyelidikan masih terus berjalan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan maut tersebut. (rz)

Kapal Enggan Masuk, Pasokan Semen Nunukan Mulai Seret
ร— Advertisement
ร— Advertisement