SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
EKONOMI KALTARA NUNUKAN UMUM

Pelabuhan Feri Liang Bunyu Diserbu Penumpang, Banyak Kendaraan Terpaksa Bermalam

ANTRE : Antrian panjang kendaraan terpantau di Pelabuhan Liang Bunyu, Sebatik Barat, Rabu (25/3/2026).

NUNUKAN – Pelabuhan Feri Liang Bunyu, Kecamatan Sebatik Barat, Kabupaten Nunukan, mulai dipadati penumpang sejak H+1 Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Lonjakan penumpang saat itu didominasi kendaraan roda empat yang hendak menyeberang menggunakan kapal feri.

Dari pantauan media ini pada Rabu (25/3/2026), kepadatan kendaraan dan penumpang sudah terlihat sejak pagi hari di area pelabuhan. Banyak kendaraan yang tidak mendapatkan tiket karena kuota penumpang telah penuh.

Akibatnya, sejumlah pengendara terpaksa memutar balik kendaraannya dan memilih menginapkan kendaraan di sekitar pelabuhan sambil menunggu jadwal keberangkatan kapal feri pada hari berikutnya.

Koordinator Lapangan Dinas Perhubungan (Dishub) Nunukan, Khairul Jabbar mengatakan, untuk menghindari potensi perselisihan antar penumpang, pihaknya tidak menerapkan sistem pemesanan atau booking tiket.

โ€œPenumpang dan kendaraan yang berada di lokasi langsung didaftarkan dan membeli tiket di loket. Ini untuk menghindari perselisihan antar penumpang, apalagi sistem penjualan tiket masih manual,โ€ ujarnya.

KK Bayi JIL Ramai Dibahas Warga Bulungan, Disdukcapil Paparkan Ini…

Menurut Khairul, mayoritas penumpang merupakan warga Nunukan yang sebelumnya berlibur ke Sebatik saat momen Lebaran. Sebagian besar datang untuk bersilaturahmi dengan keluarga maupun berwisata ke sejumlah pantai di wilayah tersebut.

Salah seorang penumpang asal PT Inhutani, Mulyadi, mengaku sudah berada di Sebatik sejak Senin dengan rencana kembali menggunakan kapal feri pada sore hari.

โ€œSaya sejak Senin (23/3/2026) ke Sebatik. Rencananya ikut kapal feri pukul 4 sore, tapi ternyata sudah penuh. Terpaksa bermalam dan menunggu keberangkatan Rabu (25/3/2026), karena Selasa itu feri ke Tarakan,โ€ ungkapnya.

Ia berharap ke depan pelayanan di pelabuhan dapat ditingkatkan, terutama terkait fasilitas parkir dan jalur keluar masuk kendaraan yang dinilai masih sempit.

โ€œParkiran sempit dan sulitnya keluar masuk kendaraan kalau ada yang mengantar. Kami berharap ada penambahan lahan parkir dan jalur khusus kendaraan keluar masuk,โ€ katanya. (sym)

Kasus Dugaan Ijazah Palsu di DPRD Bulungan, Habis Lausa Laida, Siapa Selanjutnya?
ร— Advertisement
ร— Advertisement