SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
KALTARA NUNUKAN

Resahkan Warga, Satpol PP Nunukan Buru ODGJ hingga Ditemukan

DITEMUKAN: ODGJ yang sebelumnya dilaporkan warga akhirnya ditemukan Satpol PP Kabupaten Nunukan untuk mendapatkan penanganan medis dan memastikan situasi tetap kondusif.

NUNUKAN – Laporan warga terkait keberadaan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang membuat keresahan di salah satu tempat usaha di Kecamatan Nunukan Selatan ditindaklanjuti Satpol PP Kabupaten Nunukan.

Petugas langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan pada Senin (28/9/2026). Namun, setibanya di tempat, ODGJ yang dilaporkan sudah tidak berada di lokasi.

Satpol PP tidak menghentikan penanganan. Petugas kembali melakukan pencarian pada hari berikutnya hingga akhirnya menemukan ODGJ tersebut.

Dalam proses penanganan, Satpol PP berkoordinasi dengan Puskesmas Nunukan Selatan dan Bhabinkamtibmas. Setelah ditemukan, ODGJ tersebut mendapat pemeriksaan dan tindakan medis dari dokter Puskesmas Nunukan Selatan, termasuk penyuntikan.

Bhabinkamtibmas turut dilibatkan untuk memastikan proses penanganan berlangsung aman dan kondusif. Sementara petugas Satpol PP menggunakan pendekatan persuasif agar penanganan tidak memicu situasi yang lebih sulit di lapangan.

Alat Deteksi Stunting KTT di APBD Perubahan, Waktu Pengadaan Makin Sempit

Kepala Satpol PP Kabupaten Nunukan, Mesak Adianto mengatakan, laporan masyarakat menjadi dasar bagi petugas untuk segera turun dan memastikan kondisi di lapangan.

“Begitu laporan kami terima, anggota langsung kami arahkan ke lokasi. Saat pertama datang, yang bersangkutan sudah tidak ada. Namun kami tidak berhenti di situ. Keesokan harinya anggota kembali turun untuk mencari hingga akhirnya berhasil ditemukan,” ujarnya, Selasa (29/9/2026).

Menurut Mesak, penanganan ODGJ tidak dilakukan Satpol PP seorang diri. Kondisi yang bersangkutan menjadi pertimbangan dalam menentukan langkah selanjutnya sehingga perlu melibatkan tenaga kesehatan dan unsur keamanan.

“Kami juga berkoordinasi dengan Puskesmas dan Bhabinkamtibmas. Setelah ditemukan, dokter dari Puskesmas Nunukan Selatan memberikan tindakan berupa penyuntikan. Penanganan seperti ini kami lakukan secara persuasif dan humanis,” jelasnya.

Mesak mengingatkan masyarakat agar tidak menghadapi atau melakukan tindakan sendiri ketika menemukan ODGJ yang dinilai mengganggu ketertiban.

KK Bayi JIL Ramai Dibahas Warga Bulungan, Disdukcapil Paparkan Ini…

Ia meminta warga segera melaporkan keberadaan ODGJ kepada petugas agar penanganan dapat dilakukan bersama pihak yang memiliki kewenangan dan dukungan medis.(ryn)

× Advertisement
× Advertisement