Rp20 Juta per Unit, Pengadaan Laptop DPRD Nunukan Disorot

Syamsul Daris
Syamsul Daris

 

NUNUKAN – Pengadaan laptop untuk anggota DPRD Kabupaten Nunukan baru-baru ini disorot warga. Pasalnya, nilai anggaran pengadaanya mencapai sekitar Rp20 juta per unit. Meski belum diketahui pasti jumlah penggunanya, harga tersebut dinilai berlebihan. Rencananya, perangkat bermerek ASUS dan Tab Android itu disiapkan untuk menunjang aktivitas kerja Anggota DPRD Kabupaten Nunukan.

Dikonfirmasi, Kepala Bagian Umum Sekretariat DPRD Nunukan, Syamsul Daris membenarkan pengadaan laptop yang harganya diketahui mencapai Rp20 juta per unit. Namun, kata dia, tak semua laptop itu harganya sama.

“Karena pengadaan berdasarkan perencanaan kebutuhan. Kalau laptop mungkin ada sepuluh lebih saja, dan ada (Anggota DPRD Nunukan) juga yang dapat tab android,” jelasnya saat ditemui satukaltara.com, Selasa (3/11/2026).

Syamsul mengatakan, laptop yang disediakan memiliki spesifikasi dan jenis yang sama. Perangkat tersebut digunakan untuk menunjang aktivitas kedewanan, mulai dari penyusunan laporan, dokumentasi hingga kebutuhan pekerjaan lainnya.

“Merek Asus, tapi untuk spesifikasi jelasnya, kurang tahu. Dan juga nilai keseluruhan pengadaan, itu kan ada di RKA (Rencana Kerja Anggaran) dan belum bisa kita ekspos dulu,” katanya.

Iklan: Konferkab PWI Nunukan

Dia menegaskan, laptop tersebut bukan fasilitas pribadi anggota dewan. Seluruh perangkat akan dicatat sebagai aset daerah dan penggunaannya ditetapkan kepada masing-masing pemakai.

“Barang itu kita catat dalam aset. Jadi, ketika sudah tidak bertugas, laptop harus dikembalikan lagi, karena itu aset negara,” tegasnya.

Terkait rincian nilai pengadaan dan nama anggota dewan penerima, Syamsul juga belum bersedia membeberkannya karena proses pengadaannya masih berjalan. Pertanggungjawaban pengadaan, kata Syamsul, tentu akan melalui pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Apa yang disampaikan Syamsul, dengan merujuk pada laman www.sirup.inaproc.id, Sekretariat DPRD Nunukan terpantau melakukan pengadaan sejumlah laptop dan tab tahun ini. Dalam paket belanja modal personal computer (tablet 5G), pengadaan itu dianggarkan Rp187,2 juta. 

Tak sampai di situ, di laman itu juga disebutkan bahwa Sekretariat DPRD Nunukan melakukan beberapa pengadaan Personal Computer (PC) dan laptop yang anggarannya lumayan tinggi, bila dihitung, mencapai Rp600 juta lebih, di luar perawatan. (ryn)

Iklan: Survey Patok Perbatasan

Artikel Terkait