Lambung Inova Saat Pulang Sekolah, Pelajar MTs Kecelakaan di Tanjung Palas Utara, Meninggal…
TANJUNG SELOR – Seorang pelajar berusia 14 tahun, berinisial NP, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal di jalan poros antara Desa Panca Agung dan Desa Ruhui Rahayu, Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan sekira pukul 10.30 Wita, Jumat (17/04/26). Nyawa korban tak bisa diselamatkan lagi lantaran mengalami luka berat dan pendarahan hebat usai kecelakaan.
Dari informasi yang didapatkan, saat itu jam sekolah di MTs Makarti Utama, Desa Karang Agung telah usai. Korban pun menyalakan motor Yamaha Frego bernomor polisi KU 3909 AG dan berniat pulang ke rumahnya di Desa Kelubir.
Nah, saat asyik mengendarai motornya, tak jauh dari lokasi kejadian, di depannya melaju pula mobil Toyota Innova berwarna silver. Korban pun mengambil inisiatif untuk melambung mobil MPV tersebut. Namun, ketika melintas di jalan menurun, korban diduga kehilangan kendali hingga terjatuh dan terseret sekitar lima meter jauhnya.
Warga sekitar pun kaget. Pengendara yang melihat kejadian tersebut ikut berhenti untuk memberi pertolongan. Namun sayang, kondisi korban diduga sudah tak bernyawa lagi sehingga tak bisa melakukan pertolongan lanjutan. Mereka pun segera menghubungi personel Polsek Tanjung Palas Utara untuk melaporkan kejadian ini.

Petugas yang mendapatkan laporan langsung menuju ke lokasi kejadian dan segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), kemudian mengamankan barang bukti kendaraan, serta berkoordinasi dengan Unit Laka Lantas Polresta Bulungan. Korban kemudian dilarikan ke UPTD Puskesmas Pimping untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tenaga medis, korban dinyatakan meninggal dunia akibat mengalami pendarahan di bagian belakang kepala. Hal ini juga dibenarkan oleh Kapolresta Bulungan AKBP Rofikoh Yunianto melalui P.S. Kasubsi PIDM Sihumas Polresta Bulungan, Hadi Purnomo, melalui Kasi Humas Polresta Bulungan saat dikonfirmasi. Dia menyebut, kecelakaan yang terjadi merupakan kecelakaan tunggal (out of control) dan tidak melibatkan kendaraan lain.
“Dari hasil pengecekan di lapangan, kendaraan roda dua yang dikendarai korban tidak bersentuhan dengan mobil yang berada di depannya. Mobil tersebut juga tidak ditemukan adanya bekas benturan atau goresan,” ujarnya.
Lebih lanjut, pihak kepolisian juga mengungkapkan bahwa saat berkendara korban tidak menggunakan helm. Pihak keluarga korban diketahui telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah.(rm)



