BULUNGANOLAHRAGA

SIWO PWI Bulungan Perkuat Kolaborasi Media dan Olahraga, KONI Targetkan Jadi Kiblat Olahraga Kaltara

TANJUNG SELOR – Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bulungan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemajuan olahraga daerah. Salah satunya melalui pelaksanaan pelatihan jurnalistik olahraga yang dinilai menjadi langkah strategis memperkuat sinergi antara insan pers dan dunia olahraga di Kabupaten Bulungan.

Ketua KONI Bulungan, Heru Rachmady mengapresiasi konsistensi SIWO PWI Bulungan yang aktif menjalankan berbagai program pengembangan olahraga, termasuk melalui penguatan kapasitas jurnalistik olahraga.

“Pelatihan jurnalistik ini sangat penting untuk diikuti bersama. Kami melihat SIWO Bulungan bergerak secara berkelanjutan menjalankan program-program yang mendukung kemajuan olahraga daerah,” ujarnya, Sabtu (23/05/26).

Menurut Heru, sejak pelaksanaan rapat kerja sebelumnya, KONI Bulungan telah mendorong agar setiap program SIWO mampu memberi dampak nyata bagi perkembangan olahraga daerah. Ia menargetkan Kabupaten Bulungan dapat menjadi pusat perkembangan olahraga di Kalimantan Utara melalui kolaborasi lintas sektor yang kuat.

“Olahraga tidak bisa dibangun sendiri. Dibutuhkan kerja bersama antara akademisi, pemerintah, dunia usaha, komunitas olahraga, dan media,” katanya.

Heru menjelaskan, keterlibatan akademisi dibutuhkan untuk mendukung pembinaan atlet berbasis ilmu pengetahuan dan program yang terukur. Sementara sektor usaha dinilai memiliki peran penting dalam mendukung industri olahraga, termasuk pembiayaan kegiatan dan pengembangan event.

“Olahraga bukan hanya soal prestasi dan kesehatan, tetapi juga memiliki potensi sebagai industri yang mampu berkembang jika seluruh pihak ikut mendukung,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, khususnya Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (DKOP) Bulungan serta Bupati Bulungan yang dinilai konsisten memberikan dukungan terhadap perkembangan olahraga daerah.

Selain itu, Heru menilai media memiliki posisi yang sangat strategis dalam membangun ekosistem olahraga. Bahkan, SIWO disebut menjadi bagian fungsional dalam struktur keanggotaan KONI hingga tingkat nasional.

“Media menjadi penghubung informasi perkembangan olahraga kepada masyarakat. Tanpa media, publik tidak akan mengetahui capaian atlet, kebutuhan fasilitas, maupun proses pembinaan yang sedang berjalan,” ungkapnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala DKOP Bulungan, Iwan Sugianta mengatakan pelatihan jurnalistik olahraga menjadi momentum penting memperkuat kolaborasi antara insan pers dan pelaku olahraga di Bulungan.

Menurutnya, media memiliki tanggung jawab besar dalam membangun optimisme masyarakat melalui informasi yang edukatif dan inspiratif. “Prestasi tidak akan memiliki dampak besar jika tidak dipublikasikan dengan baik. Karena itu, peran media sangat penting untuk menyampaikan kebanggaan daerah kepada masyarakat,” ujarnya.

Iwan juga menegaskan wartawan dan insan pers merupakan mitra strategis pemerintah daerah, baik dalam menyampaikan informasi kebijakan maupun menjadi jembatan aspirasi Masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak seluruh insan pers dan pelaku olahraga untuk tetap menjunjung tinggi integritas serta etika jurnalistik dalam menyampaikan informasi.

“Kritik tetap diperlukan sebagai bahan evaluasi, tetapi harus disampaikan secara konstruktif dan beretika,” pesannya.

Pelatihan jurnalistik olahraga tersebut dinilai tepat waktu mengingat Bulungan dalam waktu dekat akan menghadapi sejumlah agenda olahraga tingkat Kaltara, termasuk persiapan Porwada II Kaltara. Melalui kegiatan itu, SIWO PWI Bulungan diharapkan mampu melahirkan jurnalis olahraga yang profesional, kritis, serta mampu mendukung kemajuan olahraga daerah melalui pemberitaan yang informatif, edukatif, dan inspiratif.

“Bulungan Bisa bukan sekadar slogan, tetapi semangat bersama untuk membawa olahraga dan daerah ini semakin maju,” tutupnya. (rm)

Back to top button