NUNUKANHUKUM & KRIMINAL

Dapur Kafe Ocay di Sebatik Utara Ludes Terbakar, Korsleting Listrik Diduga Penyebabnya

NUNUKAN – Musibah kebakaran terjadi di Kabupaten Nunukan. Kali ini, kebakaran menghanguskan bangunan dapur Kafe Ocay yang berlokasi di Jalan Manunggal RT 001, Desa Sei Pancang, Kecamatan Sebatik Utara, Kabupaten Nunukan, pada Jumat (24/7/2026) subuh.​

Dikutip dari media sosial facebook Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Nunukan, si jago merah melahap bangunan berukuran 4 x 6 meter persegi tersebut beserta seluruh isinya sebelum berhasil dipadamkan oleh petugas. Saksi mata sekaligus penghuni bangunan, Syamsiah NHB (53), mengungkapkan, kobaran api diduga kuat dipicu oleh hubungan arus pendek (korsleting listrik) pada steker yang berada di area dapur.

​Komandan Pleton (Danton) Pemadam Kebakaran Sektor Sebatik Timur, Abdul Wahid mengonfirmasi, pihaknya menerima laporan insiden tersebut sekitar pukul 04.50 WITA. Mereka pun langsung ke lokasi kejadian untuk memadamkan api.

​”Merespons laporan masyarakat, kami langsung menerjunkan personel dan armada mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian,” ungkap Wahid.​

Saat tim Damkar tiba di lokasi, asap tebal masih membumbung dan menyelimuti seluruh ruangan dapur. Petugas pun bergerak cepat melakukan lokalisasi api agar tidak meluas ke bangunan lain.​

Wahid menambahkan, bangunan tersebut selama ini ditinggali oleh Syamsiah bersama seorang anaknya. Selain area dapur, si jago merah juga merembet hingga menghanguskan ruang kamar tidur.

“Selain area dapur, terdapat satu ruang kamar tidur yang seisi barang di dalamnya juga ikut hangus terbakar,” jelas Wahid.​

Sebelum penanganan resmi dari Damkar, warga sekitar yang menyadari adanya kobaran api bersama anak korban sempat berupaya memadamkan si jago merah secara manual dengan alat seadanya. “Proses pemadaman hingga pendinginan oleh petugas Damkar berlangsung sekitar 40 menit,” tambah Wahid.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Hingga berita ini diturunkan, total kerugian materiil akibat kebakaran masih dalam proses perhitungan oleh pihak berwenang. (2ku)

Back to top button