SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
UMUM KALTARA TARAKAN

Antrean Reda, Pertamina Siapkan Lagi Pasokan BBM Sebatik Awal Oktober

TERURAI : Antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, mulai terurai setelah Pertamina menambah pasokan BBM.

TARAKAN – Antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, mulai terurai setelah Pertamina Patra Niaga menambah pasokan 415 kiloliter (KL) bahan bakar minyak (BBM). Namun, pasokan tambahan kembali disiapkan pada awal Oktober untuk menjaga pelayanan tetap lancar.

Tambahan pasokan tersebut didatangkan menggunakan tiga kapal pengangkut BBM, yakni SPOB Cahaya Nunukan Mandiri, SPOB Semoga Jaya, dan SPOB Alnas Energi Barokah. Ketiganya telah menyelesaikan proses pembongkaran pada Jumat (25/9/2026).

Total 415 KL BBM yang dibawa terdiri atas Pertalite, Pertamax, dan Biosolar. Selanjutnya, pasokan tersebut disalurkan ke enam SPBU yang berada di Pulau Sebatik.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun mengatakan, tambahan pasokan dilakukan untuk mempercepat pemulihan pelayanan BBM setelah konsumsi meningkat dan membuat stok di sejumlah lembaga penyalur lebih cepat terserap.

โ€œPertamina memahami kebutuhan masyarakat akan pelayanan BBM yang lancar. Setelah pasokan dari ketiga kapal disalurkan ke SPBU, antrean telah terurai dan pelayanan kembali kondusif,โ€ ujar Edi dalam keterangan resminya, Senin (28/9/2026).

Rupiah Keluar dari Ruang Sosialisasi, BI Libatkan Komunitas dan Anak Muda

Menurut Edi, Pertamina saat ini terus memantau kondisi stok dan penyaluran BBM di masing-masing SPBU di Sebatik. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Pertamina juga telah menyiapkan pengiriman pasokan berikutnya pada awal Oktober 2026. Pengiriman tambahan itu disiapkan untuk menjaga ketersediaan BBM sekaligus mengantisipasi perubahan kebutuhan di lapangan.

โ€œKami akan terus berkoordinasi dengan lembaga penyalur, Fuel Terminal Tarakan, dan pihak transportir untuk menyesuaikan pengiriman dengan kebutuhan di lapangan,โ€ katanya.

Selain menjaga ketersediaan stok, Pertamina memastikan pengawasan terhadap penyaluran BBM bersubsidi tetap dilakukan agar sesuai ketentuan dan tepat sasaran.

Masyarakat yang membutuhkan informasi maupun menyampaikan pengaduan terkait produk dan layanan Pertamina dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135 yang beroperasi selama 24 jam. (rz)

Kemasan Masih Bening, Bahkan Logo Belum Punya
ร— Advertisement
ร— Advertisement