TARAKAN – Dua hari tanpa kabar berakhir di sebuah pondok yang terkunci. BA (53), ditemukan meninggal di tempat tinggalnya di Jalan Gunung Santape, belakang Kos Pelangi, RT 01, Kelurahan Kampung Enam, Tarakan Timur, Selasa (29/9/2026) pagi.
Keluarga mulai mencari BA setelah pria itu tidak terlihat selama dua hari. Saat mendatangi pondok tempat korban tinggal seorang diri, mereka mendapati pintu terkunci. Banyak lalat di sekitar pondok memperkuat kecurigaan.
Keluarga kemudian menghubungi kepolisian.
Kapolsek Tarakan Timur AKP Muhdar mengatakan, personel bersama pihak terkait tiba di lokasi sekitar pukul 09.00 Wita. Tim Inafis melakukan olah tempat kejadian perkara.
โAwalnya keluarga mencari korban karena sudah dua hari tidak terlihat. Setelah dicek, pondok dalam keadaan terkunci dan di sekitar lokasi sudah banyak lalat,โ ujar Muhdar.
Di dalam pondok, BA ditemukan dalam posisi terlentang. Kondisi tubuhnya sudah mulai menghitam. Polisi kemudian mengevakuasi jasad ke rumah sakit untuk pemeriksaan dan visum.
Dari pemeriksaan awal di lokasi, polisi menemukan sejumlah obat-obatan. Keluarga sebelumnya menyebut BA memiliki riwayat sakit, termasuk penyakit komplikasi. Namun, jenis penyakit yang diderita korban belum diketahui secara pasti. โUntuk penyebab meninggalnya belum bisa kami simpulkan,โ kata Muhdar.
Polisi masih menelusuri waktu terakhir BA terlihat. Dari keterangan warga, korban masih terlihat pada Sabtu malam. Setelah itu, keberadaannya tidak diketahui hingga ditemukan meninggal pada Selasa pagi.
Sejauh pemeriksaan awal, polisi belum menemukan indikasi tindak pidana. Garis polisi dipasang di sekitar pondok untuk kepentingan pemeriksaan. Penyebab kematian BA masih menunggu hasil visum.
โSejauh pemeriksaan sementara, kami belum menemukan unsur pidana. Tetapi proses pemeriksaan tetap dilakukan dan kami masih menunggu hasil visum untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban,โ ujar Muhdar. (rz)


