SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bulungan Hukum & Kriminal Kaltara

Razia Gabungan di Bulungan, Polisi Temukan Uang Palsu Beredar Bebas

TANJUNG SELOR — Sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM) di Tanjung Selor menjadi sasaran razia aparat penegak hukum sekira pukul 00.30 Wia, Minggu (17/10/2026) dini hari. Malam minggu yang seharusnya dijalani dengan bersenang-senang oleh pengunjung, tiba-tiba terhenti oleh razia yang dilakukan secara mendadak.

Yang mengejutkan, razia tersebut berhasil membongkar upaya peredaran uang palsu pecahan Rp100 ribu. Nilainya fantastis, yakni Rp8,5 juta. Tak hanya itu, petugas juga berhasil mengungkap upaya managemen THM mempekerjakan anak di bawah umur sebagai wanita penghibur.

Kapolresta Bulungan Kombes Pol Rofikoh Yunianto, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polresta Bulungan Aipda Hadi mengatakan, razia berskala besar yang mereka gelar tersebut merupakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD).

“Jangan dikira (pemilik THM dan pelaku) bisa lolos dari tes narkoba, lantas bisa melenggang bebas dari hukum. (Termasuk) temuan uang palsu senilai jutaan rupiah dan eksploitasi pekerja anak di bawah umur ini adalah kejahatan serius,” tegas Hadi.

Memang, beber Hadi, tes urine yang ditujukan ke pengunjung dan karyawan THM bersih dari ancaman narkotika. Tak hanya itu, penggeledahan dan pemeriksaan maraton yang berlangsung hingga pukul 02.30 Wita juga tidak ditemukan senjata tajam maupun penyalahgunaan barang haram lainnya. Namun, aparat penegak hukum justru mendapati praktik pelanggaran hukum lain yang tak kalah krusial.

Penuhi Janji, PT Pelindo Nunukan Benahi Jalan Area Peti Kemas Pelabuhan Tunon Taka

“Kami tidak akan beri ruang sedikit pun, siapa pun yang bermain di balik peredaran Upal (Uang Palsu) dan pelanggaran hukum di tempat hiburan malam ini, pasti kami sikat dan tindak tegas secara hukum,” tegas Hadi lagi.

Berdasarkan data yang dihimpun media ini, personel yang diturunkan sebanyak 99 personel gabungan, yakni 41 personel dari Polda Kaltara, 50 personel dari Polresta Bulungan. Termasuk juga Polisi Militer, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Satpol PP dikerahkan untuk menyisir empat titik THM utama, yakni B’space di Jalan Jambu, Buzz di Jalan Made Gunadi, DIVA di Jalan Kapur), dan Mahadewi di Jalan Salak.

“Temuan ini menjadi bukti nyata pentingnya razia lintas sektoral di wilayah hukum Bulungan,” imbuh Hadi.

Usai razia, seluruh temuan barang bukti uang palsu serta indikasi eksploitasi anak di bawah umur langsung dilimpahkan dan ditangani secara intensif oleh penyidik guna membongkar jaringan yang ada di belakangnya. Hadi pun menekankan, razia gabungan ini memberikan dampak positif untuk mengantisipasi segala bentuk potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), peredaran gelap narkotika, maupun tindak kejahatan lainnya.

“(Seluruh temuan) kami ditindaklanjuti secara hukum oleh pihak berwenang,” pungkasnya. (rk)

Ditemukan Tewas Gantung Diri, Nelayan di Tarakan Ini Punya Masalah Apa?
× Advertisement
× Advertisement