SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kaltara Business Ekonomi Infrastruktur Nunukan

Penuhi Janji, PT Pelindo Nunukan Benahi Jalan Area Peti Kemas Pelabuhan Tunon Taka

DIPERBAIKI : Tampak tumpukan material yang akan digunakan untuk menimbun area yang peti kemas di Pelabuhan Tunon Taka.

NUNUKAN – Gerak cepat ditunjukkan PT Pelindo Regional 4 Nunukan usai insiden kecelakaan truk pengangkut barang di area peti kemas Pelabuhan Tunon Taka belum lama ini. Dalam pernyataannya, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia yang bergerak di bidang jasa kepelabuhanan dan logistik maritim tersebut akan melakukan perbaikan sementara di sejumlah titik jalan yang mengalami kerusakan.

Dalam rilis yang dikirim ke meja redaksi satukaltara.com disebutkan, perbaikan sementara area peti kemas tersebut menggunakan anggaran insidental operasional PT Pelindo Regional 4 Nunukan. Langkah ini dilakukan untuk menunjang kelancaran aktivitas bongkar muat kontainer sekaligus meminimalkan risiko kecelakaan kerja di tengah berlangsungnya kegiatan operasional pelabuhan.

Disebutkan pula, perbaikan sementara tersebut menjadi bentuk respons manajemen PT Pelindo Regional 4 Nunukan dalam menjaga keamanan dan kelancaran aktivitas di kawasan peti kemas. Upaya ini dilakukan sembari menunggu proses penyelesaian pekerjaan pembangunan area peti kemas yang saat ini masih berjalan.

Manager SDM dan Umum Pelindo Regional 4 Nunukan, Arisandy Arief mengatakan, kondisi area peti kemas masih dalam tahap evaluasi pembangunan. Di sisi lain, aktivitas operasional pelabuhan harus tetap berlangsung untuk memenuhi kebutuhan pelayanan jasa kepelabuhanan.

Menurut Arisandy, kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Meski demikian, manajemen tetap berupaya mengambil langkah antisipatif agar kerusakan pada sejumlah titik jalan tidak semakin mengganggu aktivitas bongkar muat.

Ditemukan Tewas Gantung Diri, Nelayan di Tarakan Ini Punya Masalah Apa?

Perbaikan sementara dilakukan sebagai langkah cepat untuk mengurangi potensi risiko yang dapat timbul akibat kondisi jalan yang belum sepenuhnya optimal. Dengan demikian, aktivitas kendaraan operasional dan pergerakan kontainer di kawasan tersebut diharapkan tetap berjalan dengan lebih aman selama proses evaluasi selesai dilakukan oleh manajemen pusat.

“Perbaikan sementara ini merupakan langkah cepat yang kami lakukan untuk meminimalkan potensi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, sembari menunggu proses kelanjutan pekerjaan di area peti kemas,” ujar Arisandy.

Ia juga menjelaskan, keberlangsungan operasional pelabuhan menjadi salah satu pertimbangan penting dalam penanganan kondisi tersebut. Pasalnya, aktivitas bongkar muat kontainer merupakan bagian penting dari pelayanan pelabuhan yang mendukung kelancaran arus barang di Kabupaten Nunukan.

Di lapangan, PT Pelindo terpantau memenuhi janjinya melakukan perbaikan dengan melakukan penimbunan. Upaya perbaikan sementara ini dilakukan agar tidak terjadi lagi insiden serupa di kemudian hari.

Seperti diketahui, belum lama ini dua truk mengalami insiden di area bongkar-muat peti kemas Pelabuhan Tunon Taka, Kabupaten Nunukan, Kamis (15/10/2026) sore. Satu truk terbalik, sedangkan truk lainnya nyaris terbalik hingga ratusan kardus air minum kemasan berhamburan.

Danantara Tunjuk PT Agrinas Kelola Lahan Sitaan Negara, Lahan PT NJL Paling Luas di Kaltara

Insiden yang terjadi dalam rentang pukul 14.00 hingga 16.00 Wita itu kembali menyoroti kondisi jalan di kawasan operasional pelabuhan. Di tengah persoalan tersebut, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) menyatakan perbaikan jalan masih diupayakan dan ditargetkan rampung tahun ini. (sq)

× Advertisement
× Advertisement