Aklamasi, Adharsyah Resmi Nahkodai PWI Nunukan
NUNUKAN – Adharsyah atau akrab dipanggil Bang Ade, resmi terpilih sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Nunukan periode 2026-2029 melalui Konferensi Kabupaten (Konferkab) II yang digelar di Ballroom Lanflin Hotel Nunukan, Rabu (4/11/2026).
"Adharsyah terpilih secara aklamasi setelah seluruh 18 peserta penuh dalam konferensi tersebut menyatakan persetujuan terhadap pencalonannya," kata Sekretaris PWI Kaltara Azward Halim saat dikonfirmasi usai Konferkab berlangsung.
Ia mengatakan, proses pemilihan berlangsung tanpa persaingan kandidat. Sejumlah bakal calon lainnya diketahui tidak dapat melanjutkan pencalonan lantaran belum memenuhi persyaratan administrasi yang ditetapkan, salah satunya kepemilikan Kartu Uji Kompetensi Wartawan (UKW) jenjang Madya.
"Dengan hasil tersebut, Adharsyah dipastikan memimpin organisasi wartawan di Kabupaten Nunukan untuk tiga tahun ke depan," ujarnya.
Usai terpilih, Bang Ade menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan capaian kepengurusan sebelumnya. Ia mengaku, memiliki kedekatan dengan kepengurusan terdahulu karena pernah menjadi murid ketua PWI sebelumnya saat sama-sama menekuni profesi jurnalistik di salah satu media harian di Kalimantan Utara (Kaltara).
Namun, kepengurusan baru tidak hanya dituntut mempertahankan capaian yang sudah ada. Adharsyah juga menargetkan peningkatan profesionalisme wartawan di Kabupaten Nunukan.
“Upaya tersebut, akan kita arahkan pada peningkatan kompetensi anggota serta memaksimalkan penerapan etika jurnalistik dalam menjalankan tugas pemberitaan,” ujarnya, Rabu (4/11/2026).
Menurutnya, perkembangan PWI Nunukan selama kepengurusan sebelumnya menjadi modal untuk membawa organisasi tersebut lebih baik ke depan.
“Jika kepengurusan sebelumnya telah membawa PWI Nunukan hebat, kepengurusan berikutnya harus mampu membawa PWI Nunukan semakin hebat,” tegasnya.
Setelah terpilih, Adharsyah mulai mempersiapkan pembentukan struktur kepengurusan PWI Nunukan periode 2026-2029. Formatur akan menyusun komposisi pengurus yang mencakup sekretaris, bendahara, wakil ketua bidang, hingga Ketua Seksi Wartawan Olahraga (SIWO).
Penyusunan struktur kepengurusan menjadi salah satu agenda awal yang harus diselesaikan setelah Konferkab II. Struktur tersebut nantinya bertugas membagi tanggung jawab organisasi, memperkuat pembinaan anggota, serta menjaga keberlangsungan aktivitas jurnalistik di Kabupaten Nunukan.
Pergantian kepemimpinan ini sekaligus menjadi awal estafet baru bagi PWI Nunukan. Adharsyah kini memiliki tanggung jawab mempertahankan capaian organisasi sebelumnya sekaligus meningkatkan kualitas dan profesionalisme wartawan di wilayah perbatasan tersebut selama periode kepemimpinannya. (ryn)
Iklan: Gempur Rokok Ilegal