Delapan Hari Jelang Porprov, Perbakin Nunukan Akui Persiapan Terbatas
NUNUKAN – Kepengurusan baru Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Kabupaten Nunukan langsung dihadapkan pada tantangan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kalimantan Utara (Kaltara). Hanya memiliki waktu delapan hari sebelum pertandingan dimulai, persiapan atlet diakui masih terbatas.
H. Fitriansyah atau yang akrab disapa Haji Anca, terpilih sebagai Ketua Perbakin Nunukan melalui Musyawarah Kabupaten (Muskab) di Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Nunukan, Senin (2/11/2026).
Porprov II Kaltara dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Malinau pada 10–22 November 2026. Dengan waktu yang tersisa, Anca mengakui tidak banyak ruang untuk melakukan persiapan secara maksimal.
Meski demikian, ia memastikan Perbakin Nunukan tetap berupaya mengoptimalkan kemampuan atlet yang tersedia untuk menghadapi kompetisi tersebut.
“Pada prinsipnya, kita akan tampil maksimal dengan kemampuan yang kita punya sekarang. Walaupun kondisi dan persiapan sangat terbatas, insyaallah mudah-mudahan kita bisa mendapatkan hasil terbaik,” ujarnya.
Menghadapi agenda terdekat tersebut, Anca menekankan pentingnya kebersamaan di internal organisasi. Ia berharap pengurus, klub menembak, dan pihak terkait dapat menyatukan langkah untuk mendukung atlet yang akan berlaga.
Di luar target Porprov, kepengurusan baru juga menyiapkan pola pembinaan jangka panjang dengan memaksimalkan keberadaan klub-klub menembak di wilayah Kabupaten Nunukan.
Klub dinilai menjadi pintu awal untuk menjaring bibit atlet potensial, terutama dari kalangan anak muda. Melalui kegiatan klub, Perbakin akan mengidentifikasi kemampuan atlet pada berbagai nomor pertandingan sebelum diarahkan ke pembinaan lanjutan.
“Penjaringan bisa berawal dari klub-klub yang ada di masing-masing wilayah Kabupaten Nunukan. Dari situ kita bisa melihat potensi anak-anak yang memiliki kemampuan dalam olahraga menembak, apa pun kategorinya,” jelasnya.
Anca menilai, dukungan pemerintah daerah dan KONI diperlukan untuk menjaga keberlanjutan pembinaan. Salah satunya melalui pemberian penghargaan kepada atlet yang berhasil meraih prestasi.
Menurutnya, apresiasi berupa bonus dapat menjadi motivasi bagi atlet untuk meningkatkan kemampuan dan mempertahankan prestasi dalam kejuaraan berikutnya.
“Harapannya, atlet-atlet yang berprestasi bisa diberikan apresiasi. Itu bisa menjadi acuan dan motivasi bagi anak-anak untuk meningkatkan prestasinya,” katanya.
Anca berharap kepengurusan baru Perbakin Nunukan dapat bekerja secara solid dan memiliki tujuan yang sama dalam meningkatkan prestasi olahraga menembak. Namun, ujian pertama sudah menanti: memaksimalkan hasil atlet Nunukan di Porprov II Kaltara dengan waktu persiapan yang tersisa. (sq)