Perkelahian 3 Lawan 1 di Tepi Sungai Kayan Berakhir di Meja Mediasi
BULUNGAN – Video perkelahian antarpelajar SMP di pinggir Sungai Kayan, Desa Long Beluah, Kecamatan Tanjung Palas Barat, viral di media sosial. Dalam rekaman berdurasi 2 menit 7 detik itu, terlihat seorang pelajar terlibat perkelahian dengan tiga pelajar lainnya.
Peristiwa yang terjadi Kamis (29/10/2026) tersebut kemudian ditangani Polsek Tanjung Palas Barat. Polisi mempertemukan para pelajar yang terlibat bersama guru dan orang tua mereka untuk menyelesaikan persoalan tersebut melalui mediasi, Sabtu (31/10/2026).
Mediasi berlangsung di Markas Polsek Tanjung Palas Barat. Langkah ini ditempuh setelah video perkelahian tersebut menyebar di media sosial dan menarik perhatian masyarakat.
Ps Kanit Intel Polsek Tanjung Palas Barat, Aipda Henderson Baya mengatakan, polisi memberikan pembinaan kepada para pelajar agar tidak mengulangi tindakan serupa.
"Kami mengimbau kepada para pelajar yang terlibat agar tidak mengulangi perbuatan serupa. Mereka diingatkan untuk senantiasa menjaga nama baik sekolah, keluarga, serta orang tua," ujarnya.
Dalam mediasi tersebut, polisi juga melibatkan pihak guru SMP Negeri 1 Tanjung Palas Barat serta orang tua atau wali masing-masing pelajar. Keterlibatan kedua pihak diharapkan dapat memastikan pembinaan terhadap para siswa berlanjut di lingkungan sekolah maupun keluarga.
Sebagai bentuk komitmen, para pelajar yang terlibat menandatangani surat pernyataan bermaterai untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut. Penandatanganan disaksikan guru pendamping dan orang tua masing-masing.
Polisi berharap penyelesaian melalui mediasi tersebut menjadi pembelajaran bagi para pelajar agar menghindari kekerasan ketika menghadapi persoalan.
Meski demikian, penanganan kasus ini tidak cukup hanya berhenti pada perdamaian dan surat pernyataan. Pengawasan dari orang tua dan sekolah tetap diperlukan agar perkelahian serupa tidak kembali terjadi. (rk)