TARAKAN – Seorang pengunjung tempat hiburan malam (THM) di Tarakan terdeteksi positif amphetamine saat menjalani tes urine dalam Operasi Sarang Narkoba, Kamis (15/10/2026) malam. Temuan tersebut diketahui ketika tim gabungan melakukan pemeriksaan di THM Jaguar sekitar pukul 23.30 WITA.
Kapolres Tarakan, AKBP Bonifasius Rumbewas, melalui Kasi Humas IPTU Rusli mengatakan, pengunjung tersebut langsung diamankan untuk menjalani penanganan lebih lanjut. Polisi selanjutnya berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tarakan terkait tindak lanjut berdasarkan hasil asesmen.
“Sekitar pukul 23.30 WITA, operasi dilanjutkan ke tempat hiburan malam Jaguar. Dari tiga pengunjung yang menjalani tes urine, dua orang dinyatakan negatif, sedangkan satu orang lainnya menunjukkan hasil positif amphetamine. Pengunjung ini langsung kami amankan untuk menjalani penanganan lebih lanjut,” ujar Rusli, Jumat (16/10/2026).
Dalam operasi yang dimulai sekitar pukul 22.00 WITA tersebut, tim gabungan memeriksa total 19 sampel urine pengunjung di sejumlah tempat hiburan malam. Hasilnya, 18 sampel dinyatakan negatif dan satu sampel positif amphetamine.
Rusli mengatakan, penanganan terhadap pengunjung yang terdeteksi positif akan dikoordinasikan dengan BNN agar sesuai dengan mekanisme yang berlaku. “Secara keseluruhan, sebanyak 19 sampel urine pengunjung diperiksa, dengan 18 hasil negatif dan satu hasil positif amphetamine. Untuk penanganan lebih lanjut, kami berkoordinasi dengan BNN Kota Tarakan agar prosesnya sesuai hasil asesmen. Langkah berikutnya akan ditentukan berdasarkan mekanisme yang berlaku,” katanya.
Sebelum mendatangi Jaguar, tim gabungan melakukan pemeriksaan di Rindu Malam Karaoke dengan mengambil empat sampel urine. Seluruhnya menunjukkan hasil negatif narkoba.
Pemeriksaan berlanjut ke Popy dan Laguna. Masing-masing tempat hiburan malam diambil dua sampel urine dan seluruh hasilnya negatif.
Setelah menemukan satu hasil positif di Jaguar, tim melanjutkan pemeriksaan ke Nice Club sekitar pukul 00.30 WITA dan Icon pada pukul 01.20 WITA. Di kedua lokasi tersebut, masing-masing tiga pengunjung menjalani tes urine dan seluruhnya dinyatakan negatif narkoba.
Operasi yang berakhir sekitar pukul 01.40 WITA itu dipimpin Kasat Resnarkoba Polres Tarakan IPTU Hendra Tri Susilo. Kegiatan melibatkan personel Ditresnarkoba Polda Kalimantan Utara, Sat Samapta Polres Tarakan, Propam, Binmas, Satbrimobda, BNN Kota Tarakan dan Provinsi Kalimantan Utara, Polisi Militer TNI AD, TNI AL, TNI AU, serta Satpol PP.
Rusli menegaskan, operasi tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk mendeteksi dini penyalahgunaan narkotika dan menekan peredaran gelap narkoba di wilayah Tarakan.
“Ini salah satu komitmen kami untuk terus meningkatkan upaya pencegahan dan penindakan terhadap penyalahgunaan narkotika melalui pendekatan penegakan hukum, deteksi dini, serta koordinasi dengan instansi terkait. Sehingga meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya narkoba,” pungkasnya. (rz)




