SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
KALTARA NUNUKAN

Bukan Sekadar Berobat, Warga Nunukan Manfaatkan HUT TNI untuk Screening Kesehatan

PEMERIKSAAN : Kapten dr. Idul Saputra memeriksa keluhan kesehatan warga dalam layanan kesehatan gratis yang digelar TNI di Alun-Alun Kota Nunukan, Senin (5/10/2026).

NUNUKAN – Layanan pemeriksaan kesehatan gratis dalam rangka HUT ke-81 TNI dimanfaatkan ratusan warga Kabupaten Nunukan untuk mengetahui kondisi kesehatan mereka. Bukan hanya warga yang sedang sakit, pemeriksaan juga menarik masyarakat yang ingin melakukan screening tekanan darah hingga kadar gula, asam urat dan kolesterol.

Layanan kesehatan tersebut digelar di Alun-Alun Kota Nunukan, Senin (5/10/2026), bersamaan dengan rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI.

Dokter Satgas YonKav 8/NSW, Kapten dr. Idul Saputra mengatakan, keluhan warga yang datang sejauh ini masih didominasi penyakit yang umum ditemui sehari-hari.

“Sementara masih terkontrol. Yang datang berobat dengan keluhan orang sakit pada umumnya, batuk, pilek, demam, nyeri sendi atau nyeri kepala sebelah,” kata Idul, Senin (5/10/2026).

Menurut dia, keluhan batuk dan pilek cukup banyak ditemukan pada warga yang datang. Kondisi cuaca menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan masyarakat karena dapat memengaruhi kondisi kesehatan.

Panen Sawit di Lahan Sendiri, Dihajar Perusahaan, Lapor Polisi Malah Berakhir di Penjara

Selain memberikan pengobatan, petugas juga melakukan pemeriksaan dasar sebagai bagian dari screening kesehatan. Warga dapat memeriksa tekanan darah, kadar gula darah, asam urat hingga kolesterol.

Layanan tersebut juga menemukan warga yang memiliki riwayat penyakit kronis dan membutuhkan perhatian lebih lanjut. Namun, kondisi seperti diabetes melitus (DM) maupun penyakit jantung yang ditemukan bukan merupakan diagnosis baru dari pemeriksaan tersebut.

“Yang tadi saya rujuk memang sudah berobat di RSUD dengan diagnosis DM terkontrol atau penyakit jantung karena pola hidup,” jelasnya.

Idul mengatakan, pemeriksaan gratis menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk lebih mengetahui kondisi kesehatan mereka. Terlebih, sejumlah penyakit tidak menular dapat berkembang tanpa menimbulkan gejala yang jelas pada tahap awal.

Sementara warga dengan keluhan yang tidak dapat ditangani langsung di lokasi diarahkan menjalani pemeriksaan lanjutan di rumah sakit melalui mekanisme rujukan terintegrasi.

Pajak Dibayar di Luar Kaltara, Denny: Jangan Mau Menikmati Jalannya Saja

“Untuk kasus yang tidak dapat saya tangani, seperti mata minus atau pendengaran berkurang, saya arahkan ke rumah sakit melalui mekanisme rujukan terintegrasi,” ujarnya.

Menurut Idul, upaya menjaga kesehatan tidak cukup dilakukan ketika seseorang sudah mengalami keluhan. Pola hidup sehari-hari juga menjadi faktor penting untuk mencegah munculnya berbagai penyakit.

Ia mengingatkan, masyarakat agar mengurangi konsumsi makanan tinggi lemak dan garam, memperbanyak minum air putih, berolahraga secara teratur serta menjaga waktu istirahat.

“Jaga pola makan, kurangi makanan tinggi lemak dan tinggi garam. Minum air putih yang banyak, jangan lupa olahraga teratur dan istirahat yang cukup,” pesannya.

Layanan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut akhirnya tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI. Momentum itu juga dimanfaatkan masyarakat Nunukan untuk lebih dini mengetahui kondisi kesehatan dan mendapatkan penanganan ketika ditemukan keluhan yang membutuhkan pemeriksaan lanjutan. (ryn)

BBM Dalam Negeri Kosong, Warga Perbatasan Beralih ke Malaysia
× Advertisement
× Advertisement