SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
KALTARA BULUNGAN

Nomor Polisi Truk Tak Sesuai Data Transaksi, Operator SPBU Dipecat

TEMUAN : SPBU 64.772.01 di Bulungan yang menjadi lokasi temuan perbedaan nomor polisi kendaraan saat pengisian BBM.

BULUNGAN – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan mengambil tindakan tegas terhadap operator SPBU 64.772.01 di Kabupaten Bulungan yang terbukti melakukan pelanggaran saat melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM).

Operator tersebut telah diberhentikan setelah Pertamina menemukan perbedaan nomor polisi pada sebuah truk yang mengisi BBM di SPBU tersebut pada Selasa (22/9/2026).

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun mengatakan, temuan tersebut ditindaklanjuti melalui pemeriksaan rekaman CCTV, dokumentasi kendaraan, serta data transaksi.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan nomor polisi yang terlihat pada kendaraan berbeda dengan nomor polisi yang tercatat saat transaksi. Pertamina juga menemukan indikasi adanya pelapisan nomor polisi kendaraan di area SPBU.

โ€œTemuan ini kami tangani dengan serius. Pertamina saat ini sudah melakukan pengakhiran hubungan kerja kepada operator yang terbukti melakukan pelanggaran,โ€ ujar Edi dalam keterangan resminya, Selasa (29/9/2026).

Ditabrak Kapal, Buoy Merah Nomor 2 Pelabuhan Tarakan Kembali Berfungsi

Selain memberhentikan operator, Pertamina juga menghapus nomor polisi kendaraan yang bersangkutan dari sistem sesuai hasil verifikasi dan ketentuan yang berlaku.

Edi menjelaskan, penelusuran terhadap transaksi tersebut masih dilanjutkan. Pertamina juga meminta pengelola SPBU memastikan setiap pengisian BBM dilakukan sesuai identitas kendaraan dan ketentuan penyaluran yang berlaku.

Apabila ditemukan pelanggaran lain, Pertamina akan menjatuhkan sanksi sesuai ketentuan serta berkoordinasi dengan pihak berwenang jika diperlukan.

Menurut Edi, pengawasan terhadap penyaluran BBM akan terus diperkuat untuk memastikan BBM bersubsidi maupun BBM jenis lainnya disalurkan sesuai peruntukannya.

โ€œKami memahami perhatian masyarakat terhadap ketepatan penyaluran BBM. Terima kasih atas informasi yang disampaikan. Pengawasan di SPBU akan kami perkuat agar pelayanan berlangsung tertib dan BBM disalurkan kepada konsumen yang berhak,โ€ tutupnya. (rz)

Puluhan Deportan di Nunukan Tak Semua Bisa Pulang Gratis
ร— Advertisement
ร— Advertisement