SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kaltara Bulungan

Diduga dari Charger Ponsel, Rumah di Bulungan Ludes Rp400 Juta

BERJIBAKU : Petugas pemadam kebakaran gabungan bersama aparat kepolisian dan warga berjibaku memadamkan sisa-sisa api yang menghanguskan satu unit rumah di Desa Jelarai Selor, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kamis (15/10/2026).

BULUNGAN – Sebuah rumah milik buruh harian lepas di Jalan Bilulung, RT 034, Desa Jelarai Selor, Kecamatan Tanjung Selor, Bulungan, ludes terbakar pada Kamis (15/10/2026) pagi. Kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik pada pengisi daya ponsel itu menyebabkan kerugian material ditaksir mencapai Rp400 juta.

Rumah milik Suhandi (50), tersebut terbakar saat aktivitas keluarga berlangsung pada pagi hari. Ketika api pertama kali terlihat sekitar pukul 08.20 WITA, Suhandi sedang memperbaiki pintu samping rumah. Sementara itu, istrinya, Septi (58), berada di dapur untuk menyiapkan masakan.

Anak korban, Hijrah (22), menjadi orang pertama yang mengetahui kebakaran tersebut. Ia melihat kobaran api membesar dari dalam kamar, kemudian bergegas keluar rumah sambil berteriak meminta pertolongan warga.

“Api pertama kali terlihat sekira pukul 08.20 WITA dari dalam kamar. Saat itu ayah sedang beralih memperbaiki pintu samping dan ibu di belakang sedang memasak,” ungkap Hijrah.

Api dengan cepat merambat melalui dinding kayu hingga membakar bagian atap dan seluruh bangunan. Warga sekitar turut membantu penanganan sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Pertalite Langka di Bulungan, 151 Jeriken Malah Dibawa ke Kaltim

Sebanyak delapan unit mobil pemadam kebakaran Kabupaten Bulungan dikerahkan untuk memadamkan api. Penanganan juga melibatkan satu unit Armoured Water Cannon (AWC) milik Satuan Brimob Polda Kalimantan Utara, personel Polresta Bulungan, serta warga setempat.

Petugas tiba sekitar pukul 08.40 WITA. Setelah berjibaku memadamkan api, tim gabungan akhirnya berhasil mengendalikan kebakaran hingga tuntas sekitar pukul 09.40 WITA.
Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi dan keterangan pemilik rumah, kebakaran diduga bermula dari korsleting listrik pada stopkontak pengisi daya ponsel yang terpasang di dalam kamar.

Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, rumah yang hangus terbakar meninggalkan kerugian besar bagi keluarga Suhandi. Kerugian material sementara ditaksir mencapai Rp400 juta.

Dugaan penyebab kebakaran tersebut masih merujuk pada hasil pemeriksaan awal. Karena itu, sumber api perlu dipastikan berdasarkan hasil pemeriksaan petugas lebih lanjut. (rk)

Hindari Penipuan Online, Polisi Ingatkan Cek Identitas Penjual dan Rekening Tujuan
× Advertisement
× Advertisement