NUNUKAN – Sebagai bentuk komitmen PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) dalam menjaga sinergitas dan tertib administrasi, pimpinan Agrinas di Kalimantan Utara (Kaltara), melakukan serangkaian kunjungan ke sejumlah pemangku kepentingan di Kabupaten Nunukan belum lama ini. Tidak hanya berisi silaturahmi, kunjungan ini juga membahas isu strategis untuk menunjang kegiatan operasional PT Agrinas Palma Nusantara di Kabupaten Nunukan.
District Manager PT Agrinas Palma Nusantara Kabupaten Nunukan, Mohammad Arief mengatakan, kegiatan ini sekaligus mematangkan rencana kegiatan operasional perusahaan di wilayah Kecamatan Simanggaris, Kabupaten Nunukan, Kaltara. Selain itu, kunjungan ini juga bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga sinergitas dan tertib administrasi perusahaan.
“Kehadiran perwakilan manajemen ini bertujuan untuk menyampaikan secara rinci gambaran umum rencana kerja perusahaan, khususnya yang berkaitan dengan pemanfaatan dan pengelolaan lahan di Kabupaten Nunukan,” ungkap Arief yang saat kunjungan didampingi Kepala Bagian Kelembagaan dan Keamanan PT Agrinas Palma Nusantara, Kolonel Lodewijk Makitulung.
Lahan tersebut, papar Arief, merupakan bekas lahan perusahaan yang sudah ditertibkan oleh Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) yang selanjutnya diserahkan kepada negara yang pengelolaannya dijalankan oleh PT Agrinas Palma Nusantara. Lahan-lahan itu adalah bekas milik Nunukan Jaya Lestari (NJL), PT Adimulia Agrolestari atau Adimitra di kawasan Sei Menggaris, Kabupaten Nunukan. Termasuk juga PT Bulungan Hijau Perkasa (BHP), PT Tirta Madu Sawit Jaya (TMSJ), PT Karya Jaya Parakawan, PT Nunukan Bara Sukses (NBS), PT Wana Jaya Abadi, PT Adindo, PT Inhutani dan lainnya.
“Rangkaian agenda diawali dengan pertemuan resmi bersama Bupati Nunukan. Selanjutnya pihak lain yang berkepentingan atas kegiatan perusahaan di lahan-lahan tersebut,” kata Arief.

Di depan Bupati, lanjutnya, pihak PT Agrinas Palma Nusantara memaparkan potensi serta dampak positif dari rencana kegiatan operasional yang akan dijalankan. Pertemuan ini juga difokuskan pada penyelarasan visi pembangunan daerah guna memastikan keberadaan proyek Agrinas mampu memberikan kontribusi nyata bagi roda perekonomian masyarakat lokal.
“Selanjutnya, pembahasan teknis dilanjutkan melalui audiensi bersama Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II Setda Nunukan) yang didampingi oleh DPMPTSP (Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) Kabupaten Nunukan,” katanya.
Agenda ini, kata Arief, menyoroti aspek regulasi, kelengkapan perizinan, serta mekanisme kemitraan investasi agar seluruh kegiatan berjalan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Selain jajaran pemerintah daerah, perwakilan PT Agrinas Palma Nusantara juga menyambangi Mapolres Nunukan untuk berkoordinasi langsung dengan Kapolres Nunukan.
“Pertemuan ini menjadi langkah krusial dalam upaya perusahaan menciptakan iklim investasi yang kondusif, aman, dan stabil, terutama menyangkut aspek pengamanan objek vital serta tata kelola keamanan kawasan di wilayah batas negara,” paparnya.
Melalui sinergi tiga pilar ini—Pemerintah Daerah, Kepolisian, dan Pelaku Usaha—PT Agrinas Palma Nusantara optimistis rencana operasional di kawasan Sei Menggaris dapat terealisasi secara optimal. Koordinasi berkelanjutan ini diharapkan tidak hanya memperlancar iklim investasi daerah, tetapi juga membawa ketentraman sosial dan dampak ekonomi bagi kesejahteraan masyarakat Nunukan. (2ku)




