NUNUKAN – Kesempatan kerja yang ditawarkan dalam Job Fair Kabupaten Nunukan 2026 masih terbatas. Hingga dua pekan menjelang pelaksanaan, baru delapan perusahaan yang memastikan keikutsertaan dengan menyediakan 103 lowongan pekerjaan.
Job Fair dijadwalkan berlangsung pada 13–14 Oktober 2026 di Paras Perbatasan, Jalan Lingkar Nunukan. Kegiatan tersebut mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.
Ketua Panitia Job Fair 2026, Pery Bara Pasa mengatakan, jumlah perusahaan peserta masih berpeluang bertambah. Panitia masih berkoordinasi dengan sejumlah perusahaan untuk memasukkan informasi lowongan yang tersedia.
“Sejauh ini sudah ada delapan perusahaan yang menyampaikan informasi lowongan pekerjaan dengan total 103 posisi. Kami masih menunggu kemungkinan perusahaan lain yang ingin memasukkan lowongannya,” ujar Pery, Jumat (2/10/2026).
Lowongan yang tersedia berasal dari beragam sektor. Di antaranya perkebunan kelapa sawit, kehutanan, operator alat berat, perbankan, pemasaran, keamanan, pendidikan, dan tenaga kesehatan.
Namun, 103 lowongan tersebut tidak serta-merta berarti seluruh pencari kerja akan terserap. Pery mengatakan, setiap perusahaan tetap menerapkan persyaratan dan proses seleksi sesuai posisi yang ditawarkan.
Pencari kerja karena itu diminta memperhatikan kualifikasi yang ditetapkan perusahaan sebelum melamar. Kebutuhan tenaga kerja masing-masing perusahaan berbeda, baik dari sisi pendidikan, keterampilan maupun kompetensi.
Panitia berharap jumlah perusahaan yang terlibat bertambah sebelum Job Fair digelar. Bertambahnya peserta dinilai akan memperluas pilihan pekerjaan bagi masyarakat Nunukan.
Selain mempertemukan pencari kerja dan perusahaan, Pery mengatakan Job Fair juga menjadi salah satu cara pemerintah memetakan kebutuhan tenaga kerja dari dunia usaha.
“Harapan kami, lowongan yang tersedia bisa terisi seluruhnya. Ini juga menjadi salah satu upaya untuk mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Nunukan,” katanya. (ryn)




