NUNUKAN – Perebutan kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nunukan memasuki tahap yang mulai menguji kapasitas sebenarnya para kandidat. Lima calon tidak lagi hanya berhadapan dengan pemeriksaan rekam jejak dan kelengkapan administrasi, tetapi mulai diuji dalam membaca persoalan pemerintahan dan merumuskan solusi.
Uji kompetensi berlangsung di Assessment Center Lembaga Administrasi Negara (LAN) Makassar, mulai Rabu (7/10/2026). Tahapan ini diikuti lima peserta yang dinyatakan lolos seleksi administrasi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekda Nunukan.
Kelima kandidat tersebut yakni H. Muhammad Amin, H. Sabri, H. Surai, Juni Mardiansyah, dan Ferdi Manurun Tanduklangi.
Empat peserta berangkat dari Tarakan dan tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Selasa (6/10) malam. Sementara Ferdi Manurun Tanduklangi telah lebih dahulu berada di Makassar.
Assessment dibuka Kepala Pusat Pembelajaran Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintahan LAN Makassar, Muhammad Aswad. Menurut dia, seleksi terbuka Sekda merupakan proses penting untuk mendapatkan figur yang mampu menjalankan fungsi strategis dalam pemerintahan daerah.
โSeleksi terbuka Sekretaris Daerah merupakan bagian penting untuk mendapatkan sosok yang mampu menjalankan tugas secara optimal dan memberikan kontribusi dalam membantu kepala daerah mewujudkan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Nunukan,โ katanya.
LAN Makassar dipercaya melaksanakan assessment sebagai bagian dari proses pengembangan kompetensi aparatur sipil negara (ASN). โMeskipun wilayah kerja LAN Makassar secara de jure mencakup seluruh wilayah Indonesia Timur, namun secara de facto kami juga melayani wilayah Kalimantan Utara, khususnya Nunukan dan Bulungan,โ ujarnya.
Kepala BKPSDM Nunukan Kaharuddin mengatakan, proses seleksi diawali dengan pendaftaran melalui aplikasi ASN Karier. Sebanyak 11 orang sempat mendaftarkan diri untuk mengikuti seleksi tersebut.
Namun, hanya tujuh peserta yang melengkapi dokumen persyaratan. Setelah verifikasi administrasi, jumlahnya kembali menyusut menjadi lima peserta yang dinyatakan memenuhi syarat. โLima orang inilah yang mengikuti tahapan asesmen di Assessment Center LAN Makassar,โ kata Kaharuddin.
Memasuki assessment, kemampuan kandidat mulai diuji lebih jauh. Setelah pembukaan, kelima peserta langsung menjalani penyusunan makalah dan mempresentasikan gagasannya di hadapan asesor.
Tahapan tersebut menjadi penting karena peserta tidak hanya dituntut mampu menyampaikan gagasan. Cara kandidat mengidentifikasi persoalan, menganalisis kondisi pemerintahan, hingga menawarkan solusi menjadi bagian yang dinilai dalam proses assessment.
Dengan demikian, fase ini mulai memperlihatkan perbedaan kapasitas di antara lima kandidat yang sebelumnya sama-sama dinyatakan memenuhi syarat secara administratif.
Hasil assessment nantinya menjadi salah satu bahan penilaian sebelum kandidat melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya. Penilaian tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kompetensi dan kemampuan strategis masing-masing peserta.
Kaharuddin memastikan seluruh rangkaian seleksi berjalan sesuai jadwal dan mekanisme yang telah ditetapkan. โKami berupaya memastikan seluruh rangkaian Seleksi Terbuka Sekda berjalan lancar. Berbagai kebutuhan peserta dan tim akan kami fasilitasi sebaik mungkin, sekaligus meminimalkan potensi hambatan selama pelaksanaan di Makassar,โ katanya.
Kepala Bidang Mutasi BKPSDM Nunukan, Nasruddin, turut hadir di LAN Makassar untuk memantau pelaksanaan assessment. Pemantauan dilakukan untuk memastikan tahapan seleksi berlangsung objektif, profesional, dan transparan sesuai ketentuan seleksi terbuka JPTP.
Dari ruang assessment inilah kapasitas lima kandidat mulai dipertaruhkan. Bukan hanya soal pengalaman birokrasi, tetapi seberapa jauh mereka mampu membaca persoalan dan menawarkan jalan keluar yang relevan bagi Kabupaten Nunukan. (ryn)




